Journal

Selalu Ada Alasan

May 12, 2017

Selalu ada alasan untuk merindukanmu.
Sesederhana kebetulan menyaksikan indah langit senja yang tidak seperti hari biasanya.
Tapi tanpamu.

Selalu ada alasan untuk merindukanmu.
Seperti saat kebetulan menemukan sudut terbaik di suatu kedai kopi yang sebelumnya tidak pernah kita datangi.
Tapi sendiri.

Selalu ada alasan untuk merindukanmu.
Seperti saat aku kebetulan mendengar melodi asing yang aku tau alunannya akan kamu sukai.
Aku baru saja akan menoleh ingin tau raut mukamu.
Tapi kamu tidak disitu.

Selalu ada alasan untuk merindukanmu.
Tiap sudut kota. Tiap tempat dan aroma. Tiap air muka.
Tiap lagu yang kamu suka. Tiap cerita yang kamu punya.

Selalu ada alasan untuk merindukanmu.
Saat aku pulang kembali dalam dekap sendiri.
Mematikan lampu. Menutup pintu.
Berbaring. Tapi dalam ruang yang bergeming.
Karena kamu tidak disitu.
Tidak bersamaku.

Selalu ada alasan untuk merindukanmu.
Saat yang aku mau adalah beristirahat di lindung rengkuhmu.
Bercerita kepadamu. Tentang lalu lalang dunia yang terlalu ribut tanpamu.
Tentang ramainya dunia tapi sepi jika tanpamu.

Aku mau pulang.
Rinduku terlalu lama berkeliaran.

 

 

source : http://sementarakita.tumblr.com/post/82173696269/8

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply